Perkotaan merupakam center dari para pelaku bisnis, eksekutif, dan karyawan. Rutinitas di perkantoran/pekerjaan bagaikan mesin produksi yang semakin aus. Kerja yang begitu terpola serta berbagai tuntutan pekerjaan demi mengejar “materi untuk kepentingan hidup” mengakibatkan kejenuhan yang akut sehingga. menuntut mereka untuk memulihkan pikiran dan tenaga agar kembali “segar” dan produktifitas kembali meningkat. Tidak jarang mereka menyalurkan “kebosanan dan kejunuhan” dari dunia kerjaan dengan berwisata ke luar kota hanya sekedar untuk mencari sesuatu yang baru atau suasana yang lain dari biasanya.
Rekreasi alam dipilih sebagai wisata yang paling dicari karena nuansa alam mampu menyajikan nuasana yang kontras dengan keseharian di kantor. Apalagi saat ini alam bukan hanya sekedar dijadikan objek wisata semata, akan tetapi aktifitas di alam sekaligus telah terbukti dijadikan sebagai sarana edukatif bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dikenal dengan wisata edukatif. Wisata alam (outdoor) dipercaya menyimpan potensi atau subjek pembelajaran di setiap unsur yang ada di dalamnya, serta dapat diaplikasikan sebagai sumber pengetahuan sehingga konsep kembali ke alam kini mulai marak diterapkan dalam dunia pendidikan dan pelatihan.
Kondisi eksternal yang mempengaruhi dunia usaha, membuat organisasi bisnis atau perusahaan dalam tekanan yang besar untuk tetap dapat mempertahankan kualitas dan efisiensi usahanya. Untuk itu suatu perusahaan saat ini membutuhkan manajemen yang efektif.  Untuk menghasilkan Manajemen yang efektif, perusahaan harus meningkatkan kemampuan sumber daya manusianya agar mampu bekerja secara Tim agar productivitas meningkat. Peningkatan sumber daya manusia ini berkenaan dengan perilakunya, baik secara individu maupun ketika berinteraksi di dalam Tim. Keberhasilan bekerja dalam suatu tim membutuhkan suatu Pelatihan untuk dapat memiliki kemampuan, keterampilan dan kemauan bekerja sebagai satu tim
Keunggulan organisasi berbasiskan tim dikarenakan makin terspesialisasinya kemampuan yang dimiliki oleh seseorang. Kenyataan ini menunjukkan kedalaman kompetensi dan independensi kerja, tetapi sekaligus juga mengindikasikan makin tingginya saling ketergantungan antar individu, antar unit, antar bagian, dan seterusnya, agar sasaran akhir perusahaan dapat dicapai. Jadi, bekerja sebagai tim tampaknya bukan lagi sekedar pilihan, melainkan merupakan keharusan dan kebutuhan yang perlu ditempuh.
Dengan latar belakang di atas, kami dari Acktion Outbond  bagian dari PT Pandu Mitra Lima menawarkan program pelatihan (outbound training) yang dapat merealisasikan Organisasi perusahaan Anda.